-Blog kantoiIDENTITI jadi hashtag viral #@JomgelakFM-

Jumaat, 24 April 2015

PANAS!! LAGU NEGARAKU DICIPLAK KEMBALI JADI VIRAL

PEMBACA

Lagu negaraku ditiru dari lagu terang bulan oleh Indonesia? Lagu negaraku yang menjadi kebanggaan kita selama ini rupanya bukan lagu ciptaan rakyat kita?? 

 Penulis jawab semua persoalan diatas yang jadi viral semula tentang keaslian lagu Negaraku ....kita rujuk satu persatu.



Antara komen menarik yang penulis jumpa yang mungkin dapat memberi kita sedikit maklumat . 


Hello Malaysia, salam dari Indonesia. Izinkan saya ceritakan sejarah lagu ini. Terang Bulan merupakan sebuah lagu adaptasi dari sebuah lagu yang populer berjudul "La Rosalie" yang digubah oleh Pierre-Jean de Béranger (1780-1857), seorang musisi berkebangsaan Perancis. Lagu tersebut kemudian menjadi melodi yang sangat terkenal di pulau Mahe di Seychelles (sebuah negara kepulauan yang terletak di timur laut Madagaskar). Lagu ini sangat terkenal hingga melintasi lautan Hindia dan mencapai wilayah nusantara pada awal abad 20. Hingga pada tahun 1888 digunakan oleh negara bagian Perak sebagai lagu kebangsaan dengan judul "Allah Lanjutkan Usia Sultan". Nah nada yang sama kemudian diperkenalkan oleh "Indonesian Bangsawan" (Opera), yang sedang mengadakan pementasan di Singapura pada tahun 1920 dan dinamai "Terang Bulan". Beda dengan "Allah Lanjutkan Usia Sultan" yang jadi National Anthem Malaysia, Terang Bulan jadi lagu tembang yang suka dimainkan di pesta-pesta. Jadi tidak ada itu Negaraku jiplak lagu Indonesia. Lah wong lagu Terang Bulan juga bukan kreasi Indonesia koq, sama2 karangan dari Pierre-Jean de Béranger. Kalau mau maen nuntut-nuntutan yang ada seharusnya Perancis nuntut Malaysia dan Indonesia hehehe. Tapi apalah arti mempeributkan klaim sana-sini. Belum tentu yang kita punya memang berasal murni dari kita. Malaysia dan Indonesia satu rumpun, apa yang kita punya itu milik bersama. Saya orang Minang makan rendang, orang Malaysia, Singapura dan Brunei juga ada Rendang. Indonesia ada martabak, Malaysia juga ada martabak. Martabak itu aslinya dari Yaman, dipelajari oleh pedagang India dan mereka bawa ke Asia Tenggara. Malah kita sering liat di Indonesia toko "Martabak xxx Bandung". Emangnya martabak buatan orang Sunda hahaha. Tapi masalah??? Ga kan :-)

agu ini telah diperkenalkan oleh sebuah kumpulan pancaragam Perancis yang mengadakan persembahan di Pulau Mahé yang terletak dalam Kepulauan Seychelles. Ketika Sultan Idris dari Perak melawat England pada 1888, ia disedari bahawa Perak tidak mempunyai lagu kebangsaan. Pembantu peribadi sultan (Aide-de-camp), Raja Mansur ibni Sultan Abdullah, enggan mengaku bahawa Perak tidak mempunyai lagu kebangsaan dan dengan itu membunyikan lagu yang didengarinya dari Seychelles, melodi yang asalnya ditulis oleh Pierre Jean de Beranger. Selepas itu dia memberitahu Sultan mengenainya, dan Sultan memperkenankan lagu itu sebagai lagu kebangsaan Perak. Liriknya ditulis oleh Raja Ngah Manur bin Raja Abdullah. Raja Muda Raja Abdullah telah menulis seni kata lagu "Allah Lanjutkan Usia Sultan" yang disesuaikan dengan irama lagu Pierre Jean de Beranger dan kemudian menjadikannya sebagai lagu rasmi Negeri Perak Darul Ridzuan. Irama lagu ini kemudiannya telah dipilih sebagai irama lagu kebangsaan negara Malaysia, Lagu Negaraku.

Lazada Philippines #jadiviral #jadi hashtag viral #kantoi #kantoiidentiti #jomgelakfm #mudahterhibur #kantoiseranggoogle #seranggoogle

0 Mesej diterima:

Catat Ulasan

TERIMA KASIH AWAK

Kantoi Realiti

KANTOI IDENTITI. Dikuasakan oleh Blogger.